Minggu, 05 Oktober 2014

tugas sistem informasi psikologi

UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS PSIKOLOGI


KAITAN ANTARA ARSITEKUR KOMPUTER DAN STRUKTUR KOGNISI MANUSIA

MAKALAH
Disusun oleh :
Jaya rhamdhani
3pa07
13511795

Depok

OKTOBER 2014


BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang

1.      Arsitektur komputer

             Desain komputer adalah seni menghasilkan komputer menurut spesifIkasi biaya dan kinerja yang berdaya saing. Arsitektur komputer adalah seni membuat spesifIkasi yang berlaku sepanjang beberapa generasi teknologi.
              Johann Sebastian Bach, yang menggubah musik untuk dimainkan dengan piano, menghadapi kendala selera instrumen dan cita rasa musik pada jamannya. Dalam keberadaan kendala tersebut, ia menghasilkan melodi tambahan dalam suatu aransemen yang kompleks dan dalam irama gembira. Kita masih bisa menikmatinya sekarang, sekitar 250 tabun dari jamannya. Kejeniusannya menggema sepanjang 10 generasi manusia, yang hidup lebih lama dari pada gelombang perubahan artistik, politik, dan sosial.
              Bagaimana kalau Bach mengetabui bahwa setiap lima tabun ada instrumen musik generasi barn yang selalu merniliki kemampuan menghasilkan nada yang lebih kaya dan dalam harmonisasinya dari pada setiap generasi yang digantikannya? Bagaimana jika Batch tahu kalau patron darinya tersebut telah mengangkat serangkaian lagu yang dimainkan untuk dua puluh tabun berikutnya pada instrumen yang terentang jangka waktunya selama empat generasi? Dapatkah Bach menyusun penciptaan instrumen masa datang yang berkualitas suara yang lebih baik? Dapatkah ia menghasilkan serangkaian irama dan harmoni yang memberi kekuatan pada setiap generasi instrumen berikutnya?
              Sebagai penggubah lagu yang dimainkan dengan instrumen khusus pada jamannya yaitu alat musik clavichord, harpsichord, organ, dan biola, masalah yang dihadapai Batch sarna dengan masalah yang dihadapi oleh perancang komputer, yaitu bagaimana menggunakan bakat dan kepandaian untuk memanfaatkan teknologi yang telah ada dengan tepat. Kendala atau masalah yang dihadapi oleh arsitek komputer persis seperti masalah hipotetis yang tidak dihadapi oleh Batch, yaitu bagaimana menyusun bagian yang memanfaatkan atau mengeksploitir seperangkat teknologi barn, khususnya apabila anda belum mengetabui secara pasti mengenai teknologi yang akan ada.
              Arsitek komputer harns melihat 20 tabun ke depan dan memvi- sualisasikan teknologi masa datang, agar ia dapat menciptakan mesin atau komputer yang dapat mengikuti perubahan teknologi dengan baik. Pada dua dekade yang lalu, kebanyakan arsitek tidak menyadari bahwa keputusannya untuk merancang mesin yang baru akan berdampak pada mesin yang dirancang 20 tahun atau lebih pada masa berikutnya. Beberapa keputusan desian yang nampaknya sudah dibuat secara optimal untuk membangun mesin yang sesuai dengan teknologi masa tersebut.

2.      Kognisi Manusia
  Istilah kognisi berasal dari bahasa Latin cognoscere yang artinya mengetahui. Kognisi dapat pula diartikan sebagai pemahaman terhadap pengetahuan atau kemampuan untuk memperoleh pengetahuan .Istilah ini digunakan oleh filsuf untuk mencari pemahaman terhadap cara manusia berpikir. Karya Plato dan Aristotle telah memuat topik tentang kognisi karena salah satu tujuan tujuan filsafat adalah memahami segala gejala alam melalui pemahaman dari manusia itu sendiri. Kognisi dipahami sebagai proses mental karena kognisi mencermikan pemikiran dan tidak dapat diamati secara langsung.
Oleh karena itu kognisi tidak dapat diukur secara langsung, namun melalui perilaku yang ditampilkan dan dapat diamati. Misalnya kemampuan anak untuk mengingat angka dari 1-20, atau kemampuan untuk menyelesaikan teka-teki, kemampuan menilai perilaku yang patut dan tidak untuk diimitasi.Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kognisi maka berkembanglah psikologi kognitif yang menyelidiki tentang proses berpikir manusia. Proses berpikir tentunya melibatkan otak dan saraf-sarafnya sebagai alat berpikir manusia oleh karena itu untuk menyelidiki fungsi otak dalam berpikir maka berkembanglah neurosains kognitif.
Hasil-hasil penelitian yang dilakukan oleh kedua bidang ilmu tersebut banyak dimanfaatkan oleh ilmu robot dalam mengembangkan kecerdasan buatan. Proses kognitif menggabungkan antara informasi yang diterima melalui indera tubuh manusia dengan informasi yang telah disimpan di ingatan jangka panjang. Kedua informasi tersebut diolah di ingatan kerja yang berfungsi sebagai tempat pemrosesan informasi. Kapabilitas pengolahan ini dibatasi oleh kapasitas ingatan kerja dan faktor waktu. Proses selanjutnya adalah pelaksanaan tindakan yang telah dipilih. Tindakan dilakukan mencakup proses kognitif dan proses fisik dengan anggota tubuh manusia (jari, tangan, kaki, dan suara). Tindakan dapat juga berupa tindakan pasif, yaitu melanjutkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelumnya.

Faktor yang memengaruhi kesulitan dan kecepatan pemilihan dan pelaksanaan respon adalah kompleksitas keputusan, perkiraan terhadap respon, trade-off kecepatan dan akurasi, dan feedback yang diperoleh (Groover, 2007). Kompleksitas keputusan dipengaruhi oleh jumlah tindakan yang mungkin dipilih, yang juga berpengaruh terhadap lamanya waktu pengambilan keputusan. Perkiraan terhadap respon dipengaruhi oleh informasi yang diterima. Jika informasi yang diterima telah diperkirakan sebelumnya, pemrosesan informasi akan lebih cepat dibandingkan dengan yang tidak diperkirakan. Trade-off antara kecepatan dan akurasi merupakan korelasi negative antara keduanya pada pemilihan dan pelaksanaan respon. Dalam beberapa situasi, semakin cepat seseorang memilih respon, kemungkinan kesalahan terjadi meningkat. Feedback merupakan efek yang diketahui oleh seseorang sebagai verifikasi atas tindakan yang dilakukannya. Rentang waktu antara tindakan dengan feedback harus diminimasi.
  
BAB II
PEMBAHASAN
A.    Arsitektur komputer

1.      Pengertian Arsitektur Komputer
Dalam bidang teknik komputer,arsitektur komputer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru (blue-print) dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing-masing bagian akan lebih difokuskan, terutama mengenai bagaimana CPU akan bekerja dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, RAM, ROM, cakram keras, dll). Beberapa contoh dari arsitektur komputer ini adalah arsitektur von Neumann, CISC, RISC, blue Gene, dll (Wikipedia, 2013). Arsitektur komputer juga dapat didefinisikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya (Wikipedia, 2013).
2.      Seni arsitektur komputer memiliki tiga subkategori utama:
a.    Instruction Set Architecture (ISA), ISA merupakan rangkaian kode-kode dimana prosessor sentral akan membaca dan bertindak. ISA juga merupakan bahasa mesin (kumpulan bahasa), termasukinstruction set, word size, memory address modes, processor registers, serta format data dan alamat.
b.    Microarchitecture, atau biasa dikenal sebagai Computer Organizationyang menggambarkan jalur data, data yang memproses elemen-elemen dan data penyimpanan elemen-elemen, serta menjelaskan bagaimana hal tersebut bisa menjalankan ISA. ukuran dari chace CPU komputer misalnya, merupakan suatu persoalan yang umumnya tidak memiliki pengaruh apapun terhadap ISA
c.    Sistem Desain, terdiri dari semua komponen hardware lainnya yang ada dalam sistem komputer. termasuk:
1)    Jalur data (data path), terdiri dari alat-alat transportasi dalam komputer dan saklar
2)    Pengontrol memory dan hirarki-hirarki
3)    Pemroses data lain selain CPU, seperti Direct Memory Acces (DMA)
4)    Bermacam-macam persoalan lain seperti visualisasi, multi processingdan fitur-fitur software

B.     Kognisi Manusia
1.      Pengertian kognisi manusia
Kemampuan kognitif adalah kemampuan berpikir, mengkhayal, bercita-cita, melihat jauh ke depan (visi), menetapkan tujuan-tujuan, dan membuat rencana (misi) yang berguna untuk mencapai tujuan visi-nya (Waruwu, 2010). Fadilla (2012) menjelaskan bahwa struktur kognitif seseorang adalah organisasi pengetahuan faktual yang diperoleh dari lingkungan. Struktur kognitif terbentuk dari informasi lingkungan sebagai suatu stimulus dari lingkungan yang selalu berubah, maka struktur kognitif atau pengetahuanpun akan terus berkembang. Keadaan struktur kognitif yang berkembang inilah yang mungkin menjadi prasyarat bagi seseorang yang untuk mengasimilasi dan mengakomodasi pengetahuan atau informasi lain dari lingkungan sehingga struktur kognitif ini dapat memiliki kemampuan untuk berkembang. Individu selalu berusaha membangun struktur-struktur kognitif yang adekuat untuk menghadapi lingkungan sosialnya. Maka dari itu, lingkungan yang secara intelektual miskin, tidak akan memberi motivasi bagi perkembangan, karena untuk menghadapinya hanya diperlukan struktur-struktur yang minimal (Anonim, 2007). Semakin banyak masalah yang dihadapi oleh seseorang maka semakin kaya pula perkembangan struktur-struktur kognisi orang tersebut.

C.     Kaitan antara arsitektur komputer dan struktur kognisi manusia

Struktur kognisi manusia saling berkaitan dengan arsitektur komputer yang ada dalam sistem komputer, dari penjabaran di atas telah dijelaskan bahwa arsitektur komputer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Penjelasan tersebut tidak jauh berbeda dengan struktur-struktur kognisi yang dimiliki oleh manusia. Karena pada dasarnya, salah satu tugas kognisi manusia yaitu untuk merencanakan atau menyelesaikan masalah-masalah yang sedang dihadapi oleh individu itu sendiri dan masalah-masalah yang ada di lingkungannya. Selain itu, tanpa adanya struktur kognisi manusia yang terus menerus berkembang, arsitektur komputer mungkin tidak akan pernah tercipta atau juga tidak akan pernah berkembang mendekati sempurna. Begitu juga dengan struktur kognisi manusia yang bertugas untuk menyelesaikan masalah, mungkin tidak akan berjalan lancar jika tidak ada arsitektur komputer dalam sistem pengoperasian komputer yang dapat mempermudah bermacam-macam bentuk pekerjaan manusia. Komputer yang tidak memiliki arsitektur komputer tidak akan berfungsi dengan baik, komputer tidak akan dapat mengolah perintah-perintah yang kita buat, tidak akan bisa menyelesaikan persoalan, atau mungkin lebih banyak membuat kesalahan ketika kita menggunakannya. Sama halnya dengan kemampuan kognisi manusia, tanpa adanya struktur-struktur kognisi diri manusia, kita tidak dapat menjadi manusia yang berkepribadian dan dapat menyelesaikan masalah yang sifatnya bermacam-macam dan selalu berubah-ubah. Selain itu mungkin kita tidak dapat beradaptasi dengan hal baru dalam kehidupan kita karena tidak adanya motivasi yang diciptakan oleh struktur kognisi kita. Bisa bayangkan seorang manusia tanpa adanya struktur kognisi?

D.    Kelebihan dan Kekurangan Arsitektur Komputer dibandingkan dengan Struktur Kognisi Manusia

1.      Walaupun kedua hal tersebut saling berkaitan dan hampir sama dalam hal fungsional, namun tetap saja memiliki kelemahan dan kelebihan yang berbeda. Berikut kelemahan dan kelebihan arsitektur komputer dibandingkan dengan struktur kognisi manusia
Kelebihan:
a.   Arsitektur komputer memiliki processor yang berjumlah lebih dari satu. Sedangkan struktur kognisi hanya dikendalikan oleh satu individu.
b.   Dari segi jumlah pengguna (user), satu arsitektur komputer dapat digunakan oleh banyak pengguna yang berbeda-beda sedangkan struktur kognisi hanya dapat digunakan oleh satu orang pengguna
c.   Arsitektur komputer dapat membuka beberapa aplikasi dalam waktu bersamaan, sedangkan jika kita memikirkan beberapa hal dalam hidup atau tujuan kita secara bersamaan dan jika terlampau banyak, kita bisa stress atau bahkan sakit.
d.   Arsitektur komputer menggunakan teknologi time sharingTime sharing adalah metode dimana memperbolehkan banyak pengguna untuk mengunakan komputer secara interaktif atau dapat melakukan prosesing dalam satu computer (Anonim, 2007). Sedangkan struktur kognisi manusia tidak dapat saling berinteraktif dengan struktur kognisi yang dimiliki orang lain. setiap orang memiliki tujuan dan kepentingannya masing-masing yang harus dicapai.
e.   Arsitektur komputer memiliki kecepatan kerja processornya hingga 1GOPS (Giga Operations Per Second). Sedangkan belum ada yang dapat memastikan berapa kecepatan struktur kognisi yang dimiliki oleh manusia.
Kekurangan:
a.   Karena ukuran komputer yang besar, maka diperlukan ruangan yang besar untuk menyimpannya. Berbeda dengan struktur kognisi manusia yang dapat dibawa kemanapun dan kapanpun serta dapat langsung digunakan ketika terjadi suatu hal.
b.   Harga computer dan dilengkapi dengan arsitektur komputer sangat mahal. Namun struktur kognisi manusia telah tercipta dari kita bayi tanpa harus membayar apapun.
c.   Interface dengan pengguna dalam arsitektur komputer masih menggunakan teks. Struktur kognisis manusia bisa menggunakan apa saja untuk berinteraksi dengan pengguna lain atau bahkan dengan lingkungannya.
d.   Kerja arsitektur komputer sangat lama. Sedangkan struktur kognisi dapat langsung digunakan ketika dibutuhkan.
e.   Untuk menggunakan kinerja arsitektur komputer membutuhkan daya listrik yang sangat besar. Berbeda dengan struktur kognisi manusia yang sangat praktis 

Contoh Kasus:

Di setiap akhir perkuliahan terdapat penilaian nilai-nilai mahasiswa secara kumulatif yang sering disebut dengan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif). Untuk memproses nilai-nilai yang telah didapat oleh semua mahasiswa dari awal semester hingga akhir semester, biasanya suatu universitas menggunakan sistem komputer mengingat banyaknya jumlah mahasiswa dalam satu universitas. Sedangkan di dalam sistem komputer tersebut, terdapat arsitektur komputer yang menjalankan perintah-perintah untuk menyelesaikan penghitungan nilai IPK tersebut. Misalnya, nilai-nilai tersebut diolah dengan menggunakan Ms. Excel sebagai pengolah angka. Dalam Ms. Excel terdapat rumus-rumus yang membantu mempermudah penghitungan semua nilai-nilai yang akan dihasilkan sebagai IPK, dan pengguna hanya butuh meng-copy paste file untuk memproses nilai-nilai mahasiswa yang jumlahnya ribuan tanpa harus menulis ulang kolom & baris atau rumus-rumus yang akan digunakan. Untuk menciptakan program diatas dibutuhkan struktur kognisi manusia yang berkembang dan telah dilatih dalam hal sistem komputer dan struktur komputer.


BAB III
KESIMPULAN
Dari contoh kasus di atas dapat kita simpulkan bahwa arsitektur komputer dan struktur kognisi manusia dibutuhkan untuk mencapai apa yang telah direncanakan oleh manusia. Sesuai dengan definisi yang telah dijabarkan di atas, arsitektur komputer merupakan rencana cetak-biru (blue-print) dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Sedangkan struktur kognisi merupakan organisasi pengetahuan faktual yang diperoleh dari lingkungan dan selalu berkembang sesuai dengan stimulus yang didapat dari lingkungan. Manusia selalu berkembang dan selalu merubah target pencapaiannya sesuai dengan kondisi yang sedang dialami saat itu. Arsitektur computer yang merupakan konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar, dapat membantu manusia dalam mencapai target yang direncanakan dengan mudah.

Daftar Pustaka :
Anonim. 2007. Ilmu dan aplikasi pendidikan. Grasindo: Tim Pengembang Ilmu Pendidikan FIP – UPI
Anonim. 2009. Teori kognitif psikologi perkembangan Jean Piaget.http://www.psikologizone.com/teori-kognitif-psikologi-perkembangan-jean-piaget/06511234 (diakses pada 6 Oktober 2014)
Anonim. 2013. Mengenal sistem operasi komputer.http://www.golekilmu.com/2013/09/11/mengenal-sistem-operasi-komputer/ (diakses pada 6 Oktober 2014)
Fadilla, R. 2012. Analisa perbedaan struktur kognisi manusia dan arsitektur komputer serta kelebihan dan kelemahanya.http://ichasajablogspotcom.blogspot.com/2012/03/analisa-perbedaan-struktur-kognisi.html (dikutip pada 8 Oktober 2013 pukul 14.47)
Waruwu, A. 2010. Membangun budaya berbasis nilai. Yogyakarta: Kanisius (Anggota IKAPI)
Wikipedia. 2013. Arsitektur komputer.http://id.wikipedia.org/wiki/Arsitektur_komputer (diakses pada 6 Oktober 2014)
Wikipedia. 2013. Computer Architecture.http://en.wikipedia.org/wiki/Computer_architecture#Definition (diakses pada 6 Oktober 2014)


          


Tidak ada komentar:

Posting Komentar