Sabtu, 12 Oktober 2013

BIOGRAFI


 
BIOGRAFI

Nama lengkap saya Jaya Rhamdhani lahir Sukabumi tanggal 23 Maret 1991,Semenjak saya lahir saya tinggal bersama kedua orang tua saya dan satu orang  kakak perempuan nama kakak perempuan saya adalah Lia Amilah.semenjak lahir saya adalah anak yang sering sakit-sakitan, Saya dan kakak saya beda 6 tahun,tapi semenjak umur saya tiga tahun saya hanya tinggal bertiga saja yaitu ibu dan kakak saya saja.pada saat itu saya tidak tahu bahwa bapak saya entah pergi kemana.hari demi hari kami lalui hanya bertiga,ibu saya yang bekerja dan kakak saya yang menemani saya di rumah,sampai pada saat berusia 7 tahun barulah saya masuk SD yaitu SDN 1 sukabumi ciaul kaler.dari kecil saya terbilang anak yang pendiam tidak banyak tingkah dan sedikit pemalu,dan di sekolah saya adalah anak yang cukup pintar& cerdas ini terbukti karena saya masuk ranking 5 besar di sekolah.dan saya juga termasuk anak yang memiliki banyak teman, meskipun pemalu saya adalah orang yang mudah beradaptasi dan teman-teman saya banyak yang menyukai saya terutama wanita,karena menurut mereka saya adalah anak yang menyenangkan.dan di lingkungan rumah saya adalah anak yang aktif mengikuti kegiatan sosial,hampir setiap kegiatan sosial saya selalu ikuti,meskipun saya anak yang sedikit bandel karena jika bermain saya selalu lupa waktu,hingga saya selalu dimarahi oleh ibu saya,tapi meskipun begitu saya sangat menyayangi ibu saya dan begitu pula sebaliknya,sedari kecil saya bercita-cita ingin menjadi seorang profesor atau ilmuwan karena hobi saya menciptakan sesuatu yang baru apapun itu,serta sangat suka sekali menggambar karena saya anak yang mempunyai imajinasi dan daya khayal tinggi,tapi seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia  serta pengaruh lingkungan cita-cita saya pun selalu berubah-ubah dari menjadi seorang ilmuwan ingin menjadi pilot kemudian ingin menjadi pembalap.tapi pada saat akan kenaikan kelas dan umur saya akan bertambah menjadi 8 tahun ibu saya meninggal dunia karena penyakit yang sudah lama di deritanya,saya sangat sedih sekali pada saat itu karena saya sangat sayang sekali pada ibu saya,saya juga menyesal karena saya tidak bisa memenuhi permintaan terakhir ibu saya pada saat itu. saya malah lebih memilih bermain dengan teman-teman saya,sejak ibu saya meninggal saya menjadi anak yang pemurung dan terkadang suka menyendiri prestasi di sekolah pun sedikit menurun,belum lagi saya sering di ledek oleh teman-teman saya,karena saya sudah tidak punya ibu dan itu membuat saya semakin terpuruk dan membuat saya hampir tidak mau sekolah lagi,kehilangan ibu saya membuat saya harus benar-benar belajar mandiri meskipun saat itu saya masih membutuhkan kasih sayang dari ibu saya,mulai dari menyuci baju berangkat sekolah makan tidur semua dilakukan dengan sendiri.setelah beberapa lama ibu saya meninggal barulah bapak saya menjemput saya di sukabumi tempat saya tinggal.pada saat itu saya kenaikkan kelas 2 SD dan saya bersama kakak saya pindah ke bogor tinggal bersama bapa saya,ketika sampai di bogor bapa saya sudah punya istri dan 3 orang anak perempuan yang menjadi ibu dan adik tiri saya kemudian saya daftar kembali sekolah di SDN Cilendek 3 bogor,saya mulai tinggal di bogor dari kelas dua SD,pada saat saya masuk kelas pertama kali di sekolah saya di temani oleh sodara saya yang ternyata satu kelas dengan saya,pada saat perkenalan saya sangat malu dan grogi karena kota baru,lingkungan baru,dan teman-teman baru ini semua terlihat asing bagi saya pada saat itu.tapi karena saya adalah orang yang mudah beradaptasi meskipun agak sedikit pendiam dan pemalu pada awal perkenalan saya dengan cepat membaur dan bergaul dengan teman-teman saya di sekolah tapi pada saat itu saya mempunyai sedikit masalah dengan teman-teman saya terutama wanita,mereka selalu mengejek saya itu pendek,ejekan itu membuat saya menjadi anak yang minder dan tidak percaya diri apalagi bila wanita yang saya suka mengejek saya juga tambah mnider dan malu.di rumah saya selalu di marahi oleh ibu tiri saya,saya tidak tahu alasannya kenapa ibu tiri saya itu selalu memarahi saya mungkin karena saya adalah anak tirinya karena sering di marahi saya menjadi tidak betah tinggal di rumah saya lebih sering menghabiskan waktu di luar rumah bermain bersama teman-teman saya.di rumah saya selalu marahi oleh ibu tiri saya dan di sekolah saya selalu di ejek oleh teman-teman saya dan karena pada saat itu saya termasuk anak yang kurang mampu dalam hal ekonomi,ini sangat berbeda ketika saya tinggal di sukabumi saya sangat di sayangi oleh ibu kandung saya dan banyak di sukai oleh teman-teman saya,keadaan ini membuat mental saya turun saya sangat sedih dan kesal.tapi seiring berjalannya waktu saya perlahan-lahan bangkit dari keterpurukan mental ini meskipun saya sering di ledek oleh teman-saya dan di rumah saya sering dimarahi oleh ibu tiri saya dengan alasan yang tidak jelas,saya tidak terlalu memperdulikan itu semua,perlahan tapi pasti ledekan teman-teman saya itu berhenti dengan sendirinya dan berubah menjadi pujian ketika saya memasuki kelas 6 SD malah pada saat itu menjadi kebalikannya biasanya saya sering di ledek oleh teman-teman wanita saya di sekolah kini mereka malah menyukai saya,ya meskipun ibu tiri saya di rumah masih tidak menyukai saya karena mungkin saya bukan anak kandungnya.memasuki masa SMP,saya memilih daftar di SMPN 4 Bogor dan di SMPN ini adala SMPN terfavorit di Bogor dan merupakan SMPN impian saya juga,namun saya sangat kecewa pada saat itu karena saya tidak di terima di kedua-duanya saya sangat kesal dan juga sedih dan sekaligus iri kepada teman-teman saya yang di terima di SMPN tersebut,karena tidak di terima saya sempat berpikiran buat apa susah-susah belajar kalau teman saya yang lain yang lebih malas pun masuk dan keterima di SMPN favorit tersebut sedangkan saya yang susah payah belajar malah tidak keterima,akhirnya saya memutuskan untuk daftar di sekolah swasta saja saya masuk SMP Taruna Terpadu Bogor yang terletak di salabenda.pada hari pertama saya masuk Sekolah di SMP saya datang terlambat dengan prasaan yang masih kesal dan malas karena ini bukan sekolah yang saya harapkan,di masa SMP saya agak kesulitan dalam beradaptasi mungkin karena saya anak yang pemalu dan juga pendiam yang membuat saya susah membaur dengan teman-teman saya,perlahan-lahan tapi pasti akhirya saya dapat membaur dan bergaul juga dengan teman-teman saya,di sekolah saya mengikuti kegiatan ekstrakulikuler (KIR) karya ilmiah remaja dan untuk kegiatan olahraganya saya mengikuti ekstrakulikuler sepak bola,di dalam ekstrakulikuler sepak bola saya hanya selalu mendapatkan posisi  cadangan saja di dalam setiap pertandingan dan turnament mungkin karena saya kurang mahir dalam bermain sepak bola dan  pada saat pertandingan saya jarang dimainkan sama sekali.karena bosan dan juga kesal akhirnya saya keluar dari sepak bola dan memilih KIR saja,di KIR saya terbilang anak yang cukup berbakat tidak seperti di sepak bola di KIR saya selalu medapatkan nilai yang cukup bagus,nah pada suatu waktu teman saya mengajak untuk mengikuti ekstrakulikuler bola basket tentu saja saya menolak karena saya tidak bisa sama sekali bermain bola basket,tapi karena teman saya memaksa akhirnya saya ikut juga.di hari pertama latihan bola basket saya bermain buruk dan bodoh sekali malah lebih buruk dari bermain sepak bola,berbeda dengan teman saya yusuf,yunus dan dikcy mereka sangat jago dan terampil sekali bermain bola basket karena kesal dan tidak bisa saya memutuskan untuk keluar dari basket,tapi teman-teman saya melarang dan mencegah saya untuk keluar,ya akhirnya saya tidak jadi keluar dan meneruskan ekstrakulikuler basket meskipun saya tidak bisa bermain basket,tapi karena iri terhadap teman-teman saya yang jago dan terampil dalam bermain bola basket apalagi mereka di idolai para wanita di sekolah.ini membuat saya menjadi bertekad untuk menjadi jago dan terampil dalam bermain bola basket,akhirnya saya membeli sebuah bola basket uangnya dari uang jajan saya yang pas-pasan pada saat itu,saya berlatih dengan giat dan keras agar saya bisa menyamai ketrampilaan teman-teman saya,dan pada saat pemilihan Tim Basket untuk mengikuti Turnament Bola Basket di Pajajaran,saya terpilih tapi hanya menjadi Tim cadangan saja,sementara teman-teman saya menjadi Tim Inti dengan perasaan sedikit kecewa dan juga senang saya akhirnya mengkuti Turnament tersebut.pertandingan pun di mulai Saat itu suasana Gor sangat Ramai dan di penuhi sorak penonton saya menjadi bersemangat ingin segera beranjak dari bangku cadangan saya untuk bermain di lapangan,dan menit demi menit berlalu saya pun masih duduk di bangku cadangan hingga pertandingan selesai meskipun Tim saya Menang saya sangat kecewa,kesal dan iri karena saya hanya duduk di bangku cadangan saja tidak seperti teman-teman saya yang benar-benar bermain dan merasakan kemenangannya,saya pun berlatih lebih giat dan lebih keras lagi agar bisa menjadi Tim Inti dan bermain di setiap turnament Bola Basket.Pertandingan demi pertandingan telah di lewati dan saya hanya duduk di bangku cadangan saja tanpa pernah bermain menyentuh lapangan dan Bola Basket di setiap pertandingan. Turnament selanjutnya pun di mulai seperti biasa suasana yang ramai penuh dengan suporter dari masing-masing Tim saya kembali duduk di bangku cadangan dan seperti biasa saya duduk di bangku cadangan dan berpikiran kalo saya tidak akan bermain di pertandingan kali ini.tapi keajaiban pun datang saya akhirnya di mainkan juga oleh pelatih saya menggantikan teman saya yang kelelahan.tapi saya hanya dimainkan satu menit terakhir saja sebelum pertandingan usai,saya baru saja berlari kelapangan dan dua kali memegang bola pertandingan pun selesai.haduh itu rasanya harga diri saya seperti di remehkan,tapi saya tidak menyerah begitu saja saya masih terus berlatih dengan keras,dua tahun setengah saya berlatih Bola Basket dan tiba saatnya pada suatu pertandingan dan untuk pertama kalinya saya tidak duduk di bangku cadangan ataupun jadi tim cadangan kali ini saya menjadi Tim Inti dan bermain full empat kuarter dan memenangkan pertandingan juga,tentu saja saya bangga karena saya berhasil menjadi Tim Inti saya tidak lagi menjadi pemain cadangan yang kerjaannya duduk di bangku cadangan pada saat itu saya menaiki kelas tiga SMP,prestasi saya di sekolah pun tidak kalah membanggakan meskipun di kelas satu saya hanya mendapatkan juara sebelas namun menaiki kelas dua dan tiga saya mendapatkan juara dua umum,karena saya banyak sekali mengkuti kegiatan di sekolah saya tidak lagi menjadi anak yang pemalu dan pendiam tapi berubah menjadi anak yang pemberani dan menyukai tantangan atau kompetisi serta percaya diri karena prestasi saya di bidang olahraga dan belajar saya banyak disukai oleh para kaum wanita,pertama kali saya mengalami ketertarikan dengan lawan jenis sebenarnya kelas 6 sd namun pada saat itu saya di tolak oleh wanita yang saya suka alasannya karena pada saat itu masih kecil dan belum boleh berpacaran,Di SMP saya adalah anak yang sering bergonta ganti pacar tapi saya bukan playboy.memasuki masa SMA saya bercita-cita masuk SMAN 5 dan SMAN 2di Bogor tapi lagi-lagi saya kurang beruntung saya tidak di terima di kedua SMAN tersebut tentu saja saya kembali mengalami kekecewaan,kekesalan dan kesedihan saya sempat Down pada saat itu dan berhari-hari tidak makan karena sedih dan kecewa.saya tidak keterima karena nilai saya kurang sedikit,padahal saya sudah belajar dengan giat agar bisa masuk SMAN tersebut,tapi di rumah ada sebuah keajaiban datang ibu tiri saya yang tadinya memusuhi saya kini berubah menjadi sangat baik kepada saya,saya tidak tahu apa alasannya dia menjadi baik kepada saya,yang jelas saya senang pada saat itu karena ibu saya sudah berubah menjadi baik meskipun saya sedang bersedih karena tidak masuk SMAN tersebut.kemudian saya kembali daftar di SMA swasta yaitu saya sekolah di SMA TARUNA TERPADU yang sama dengan sekolah SMP saya dulu.memasuki masa SMA saya mulai belajar mandiri dalam segala hal,dan mulai bertambah kepercayaan diri dan keberanian saya, saya bukan lagi anak yang peminder dan pemalu.di SMA saya lebih mudah membaur dan beradaptasi dengan lingkungan dan teman-teman saya sama seperti di SMP saya mengikuti banyak sekali kegiatan saya mengikuti ekstrakulikuler basket dan juga KIR.di basket saya langsung keterima menjadi Tim Inti kali ini saya tidak menjadi cadangan lagi dan sekaligus menjadi kapten basketnya turnamen demi turnamen saya ikuti menang dan kalah adalah hal biasa buat saya di SMA saya lebih beruntung karena tidak hanya berprestasi di sekolah mendapat juara satu umum serta sering mendapatkan beasiswa dari kantor tempat bapak saya bekerja,tetapi kali ini banyak sekali wanita yang menyukai saya sampai saya bingung mau pilih yang mana,saya tidak tahu alasan mereka menyukai saya yang jelas di SMA lebih menyenangkan,selain basket di luar sekolah saya juga mengkuti kegiatan yaitu saya masuk komunitas L.A STREET BALL bogor.saat pertama kali masuk komunitas ini saya tidak terlalu merasa bingung karena pada dasarnya saya sudah tahu dasarnya bermain basket.L.A STREET BALL adalah sebuah komunitas freestyle basket dan juga sebuah ajang kompetisi untuk menunjukan kemampuan kita dalam bermain freestyle basket,di komunitas ini saya belajar banyak hal selain belajar freestyle basket saya juga belajar beatbox,breakdance dll.saya juga  mengikut kompetisi L.A STREET BALL di jakarta dari streetball saya tertarik belajar DJ dan ingin menjadi Dj alasannya karena saya menyukai music dj namun untuk menjadi DJ perlu biaya yang lumayan mahal pada saat itu saya tidak mempunyai uang banyak karena saya berasal dari keluarga sederhana,karena saya ingin sekali menjadi DJ akhirnya saya memustuskan untuk mencari uang dengan cara berjualan di sekolah saya,selain berjualan saya juga mendapatkan uang dari beasiswa yang saya dapat dan dari hasil ngelatih basket di sekolah saya.di sekolah saya terpilih menjadi pelatih basket dan uangnya lumayan bisa saya tabung.kelulusan SMA pun tiba saya lulus tahun 2010 dan saya terpilih kembali menjadi siswa berprestasi dan juara umum,setelah lulus SMA saya kembali bercita-cita ingin menjadi DJ dan akhirnya uang saya pun terkumpul, kemudian saya belajar DJ di jakarta setelah satu bulan belajar nge DJ dan akhirnya saya menjadi Dj sungguhan saya banyak bermain di club-club malam di jakarta pada saat itu dan dari dunia DJ saya mengenal kembali hal baru dan dunia baru yaitu dunia Drift.Drift adalah sebuah ajang kompetisi atau komunitas mobil balap,nah dari sini saya belajar Drift juga melalui teman saya,setelah berbulan-bulan menjadi DJ.akhirnya saya ketahuan oleh orang tua saya dan tentu saja mereka melarang dan menyuruh saya untuk berhenti menjadi DJ,saya sempat merasa kesal dan marah pada mereka,karena saya sangat menyenangi profesi saya ini.akhirnya saya berhenti menjadi DJ dan bekerja menjadi sales selama dua bulan,lalu saya menjadi pengantar pizza selama satu bulan dan yang terakhir saya bekerja di restoran di Serpong pada saat di restoran saya bekerja sebagai tukang cuci piring selama 2 minggu kemudian di angkat menjadi waiter lalu menjadi kepala gudang lalu menjadi HRD di restoran tersebut,saya bekerja di restoran tersebut selama 6 bulan alasan saya keluar karena saya ingin menjadi DJ kembali dan meneruskan pendidikan saya.kemudian saya daftar kuliah di gunadarma masuk jurusan psikolgi angkatan 2011.pada saat saya daftar kuliah di gunadarma bapak saya tidak menyetujuinya karena saya masuk jurusan psikolgi,tapi saya tetap daftar karena ini adalah pilihan saya meskipun saya di suruh membiayai uang kuliah saya sendiri.di kuliah saya kembali menjalani hobi saya sebagai DJ tp kali ini kedua orang tua saya tidak lagi melarang saya menjadi DJ mungkin mereka sudah mengerti saya atau sudah bosan memarahi saya.pada saat pertama kali masuk kuliah saya mendapatkan halnya yang sangat sekali berbeda dengan masa SMA.sebagai mahasiswa kita di tuntut untuk lebih mandiri dan lebih kreatif dan sekarang saya memasuki semester Lima tingkat dua di universitas gunadarma.namun prestasi di gunadarma ini tak sebagus di masa SMA,di Gunadrma saya hanya mendapatkan nilai IPK 3.2 saja.walaupun begitu saya akan terus berusaha dan berjuang untuk kesuksesan diri saya sendiri,dan saya yakin kalau saya pasti sukses, amin.